Wednesday, March 10, 2021

Matthijs de Ligt: Mengakui Hasil ini akan Sulit Untuk Diterima.

 

Matthijs de Ligt yang merasa kecewa dan sedih dengan hasil yang didapatkan oleh timnya. Sumber foto: juvefc.com


Juventus disingkirkan oleh wakil asal Portugal Porto pada ajang Liga Champions. Bek Bianconeri, Matthijs de Ligt, mengakui hasil ini akan ia sulit untuk diterima.


Juventus kala menjamu Porto di Allianz Stadium, Rabu (10/3/2021) dini hari WIB, pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions dengan berhasil mengantongi kekalahan 1-2 di pertemuan pertama. Juventus yang tertinggal lebih dulu di babak pertama lewat eksekusi titik putih oleh Sergio Oliveira.


Juventus segera bangkit di babak kedua dan langsung berbalik unggul 2-1 lewat brace Federico Chiesa. Skor itu akhirnya bertahan hingga 90 menit waktu normal dan laga lanjut ke extra time 2x15 menit karena agregat laga menjadi imbang 3-3.


Porto yang saat itu secara mengejutkan berhasil mencetak gol ke gawang Juventus di menit ke-115 setelah Sergio Oliveira berhasil melesakkan gol melalui tendangan bebas. Dua menit berselang giliran Adrien Rabiot yang mengubah skor menjadi 3-2, namun tak bisa menyelamatkan Juventus karena agregat laga menjadi 4-4 dan Juventus masih kalah agresivitas gol tandang.


Juventus tentu sangat kecewa dengan hasil ini karena kembali gagal memenangi trofi yang sudah lama diidamkan. Si Nyonya Tua yang terakhir kali juara Liga Champions pada musim 1995/1996.


"Saya tidak habis berpikir kami memulai dengan hasil buruk malam ini. Porto yang unggul 1-0 dan kemudian kami mulai bermain, jadi itu sebetulnya sudah terlambat," kata De Ligt kepada Sky Sport Italia.


"Kami juga melakukannya dengan baik di babak kedua dengan kecepatan, peluang, dua gol, tetapi pada akhirnya, bola tidak akan masuk ke gawang," sambung pemain yang masuk di menit ke-75 menggantikan Leonardo Bonucci.


"Tentu saja permainan akan mengubah jalannya musim ini, karena kami yang sebenarnya masih ingin berada di Liga Champions dan sekarang kami malah tersingkir pada bulan Maret. Ini akan sangat sulit bagi kami."


Juventus juga untuk kedua kalinya secara beruntun kandas di babak 16 besar. Pada musim lalu, De Ligt juga merasakannya ketika Juventus didepak Lyon.


Situs Poker Online | Agen Poker Online | Bandar Judi Poker Online | Juragan Kiu

No comments:

Post a Comment